Friday, July 19, 2019

Istiqamah di Jalan Allah


Bersikap istiqamah dalam hal kebaikan memang susah-susah gampang. Apalagi dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-NYA. Terdapat banyak sekali halangan, rintangan bahkan resiko untuk kita ber- istiqamah. Kita sering kali goyah dan bimbang dengan istiqamah kita sendiri. Dan pada akhirnya kita akan menyerah dan berbalik arah ke jalan yang dilarang.

Dilihat dari pengertiannya, istiqamah adalah mashdar dari istiqama – yastaqimu – istiqamah, yang secara bahasa berarti lurus. Para ulama’ banyak yang mendefinisikan istiqamah ini, diantaranya menurut Imam An-Nawawi, istiqamah adalah luzum ath-thaah (konsisten dalam ketaatan) dan didalam Hasyiyah as-Sindi ala Sunan Ibn Majah disebutkan istiqamah adalah mengikuti kebenaran dan menegakkan keadilan serta menetap manhaj yang lurus.

Hukum istiqamah adalah wajib, seagaimana dalam Al Qur’an dalam Surah Hud ayat 112 yang artinya : karena itu ber istiqamahlah sebagaimana kamu diperintah. Disebutkan juga dalam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Muslim yang artinya : Katakanlah :”Aku akan beriman kepada Allah”, lalu beristiqamahlah.

Ada beberapa cara agar kita tetap beristiqamah, diantaranya :
  1. Beriman secara benar dan lurus menyatu antara keyakinan,ucapan dan perbuatan.
  2. Menjaga keikhlasan semata-mata karena Allah dan selalu berusaha terikat dengan syariah.
  3. Mengkaji, menghayati dan mengamalkan seluruh isi Al Qur’an.
  4. Teman dan lingkungan yang shalih.
  5. Mengkaji dan menghayati kisah-kisah orang-orang shalih terdahulu sehingga dapat dijadikan teladan dalam beristiqamah.
  6. Memperbanyak do’a kepada Allah agar diberi keistiqamahan.
Wallahu a’lam. Semoga kita selalu istiqamah di jalan Allah dan senantiasa selalu dekat dengan-NYA.
Amin Ya Rabbal Alamin

Baca juga:

0 komentar:

Post a Comment